Your smile brings light into my days
The thoughts of you, warm my night
To hold you in my arms,
Even in my dreams it feels so right
Loving you...
You never see the way I look into your eyes
You never realize the love I feel inside
Pain and sorrow that haunted me,
Cause words are left unsaid
Now you've found someone else to love
Deep in my heart, love won't fade away
To hold you in my arms
Even in my dreams it feels so right loving you
You never see the way I look into your eyes
You never realize the love I feel inside
Pain and sorrow that haunted me,
Cause words are left unsaid
You never see the way I look into your eyes
You never realize the love I feel inside
Pain and sorrow that haunted me,
Cause words are left unsaid to you...
------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Orang yang jatuh cinta diam-diam...
Since when those kind of thing became my game...
Yes. Maybe. No
Sunday, August 10, 2014
Tuesday, April 22, 2014
Blogger? Yes. Maybe. No.
Holla, amigos~
Sudah hampir 4 bulan sejak gue terakhir posting. Bukan karena gue ga inget kalo gue punya blog ini, cuman gue lupa gue pake akun yang mana buat login. Email gue yang terlalu banyak yang menyebabkan semua ini. Gue punya 4 email, buat gue itu termasuk banyak bingiiitt. Bayangin, tiap gue mau nge-check email salah satu akun, gue selalu harus reset password. Ga pernah inget. Mungkin juga itu karena efek keseringan reset password.
Atau mungkin aja lo yang semakin tua.
Go away, bloggie.
Okay, byee~
I'm sorry for the little disturbance. So... I don't think I've ever introduce myself. I wanna make this post as a chance for introducing myself. Even though you can find my profile on G+, I wanna make this a little bit personal. Here we go.
Nama gue Dewi. Dewi Puspitasari. Kalo lo search di Google atau Facebook, bakal ada sekitar 500+ hasil pencarian dari nama gue. Sedih? Sedikit.
Gue... anak ketiga dari tiga bersaudara. Iye, gue anak bontot, tapi badan ga bontot-bontot sampe sekarang.
Sampai ketika posting ini dibuat, gue masih berusaha untuk lepas dari image lama gue. Mahasiswa. Yep, gue mahasiswa lama (garis keras menolak disebut mahasiswa abadi) yang sedang bekerja lumayan keras meluluskan diri dari kampus tersayang. Untuk mendukung perubahan image gue, sekarang gue lagi sibuk jadi freelance designer.
Nomor favorit gue 19, 9, dan 5. Maaf, itu bukan nomor togel. Jadi siapa aja yang disasarin sama mbah google kesini, Selamat! Anda semakin tersesat.
Warna kesukaan gue adalah putih. Itu makanya kenapa theme blogger gue simple banget, cuma warna putih. Tapi selain putih, gue juga suka warna biru, dan warna-warna kalem sesuai mood gue. :|
Sama warna aja galau...
Diam, bloggie! Or I'll abandon you like my other blogs.
Oh, oops.
Saturday, January 25, 2014
Rambling At 2 In The Morning
Sebenarnya waktu itu milik masa lalu. Detik yang gue jalani sekarang ini milik masa lalu. Masa depan. masa depan juga milik masa lalu. We're living for the past. You don't understand what I'm talking about? You don't have to. Yet.
Gue selalu berkonflik dengan kalimat diatas. Siapa yang bikin kalimat itu? Gue sendiri. Sebuah prinsip sederhana yang banyak orang lain mengartikannya seperti ini:
Tapi itu terasa lebih berat buat gue, mabro. Karena gue belum bisa ngeyakinin diri gue bahwa gue ga akan ngelakuin hal-hal yang bakal gue sesalin disuatu hari nanti.
Hati gue masih prematur, mabro.
*anjrit dalem banget*
Gue masih suka galau kalo harus bikin keputusan.
Terlalu banyak nimbang-nimbang. Ga, gue jarang nimbang berat badan, gue lebih sering nimbang berapa kilo gue ngupil sehari. Puas? Ayo move on. Udah 2014 masih aja pada susah move on. #GerakanMoveOn2014
Sekarang jam 2:10 a.m. It's almost 5 years, still can't sleep like you, normal human.
See you when there's another post.
Do things that it will worth to remember.
Gue selalu berkonflik dengan kalimat diatas. Siapa yang bikin kalimat itu? Gue sendiri. Sebuah prinsip sederhana yang banyak orang lain mengartikannya seperti ini:
Jangan melakukan hal-hal yang akan kamu sesali.
Tapi itu terasa lebih berat buat gue, mabro. Karena gue belum bisa ngeyakinin diri gue bahwa gue ga akan ngelakuin hal-hal yang bakal gue sesalin disuatu hari nanti.
Hati gue masih prematur, mabro.
*anjrit dalem banget*
Gue masih suka galau kalo harus bikin keputusan.
Terlalu banyak nimbang-nimbang. Ga, gue jarang nimbang berat badan, gue lebih sering nimbang berapa kilo gue ngupil sehari. Puas? Ayo move on. Udah 2014 masih aja pada susah move on. #GerakanMoveOn2014
Sekarang jam 2:10 a.m. It's almost 5 years, still can't sleep like you, normal human.
See you when there's another post.
Wednesday, January 22, 2014
Scotoma.
Ada sebuah kutipan di film The Da Vinci Code yang sampe sekarang nyangkut tanpa pajak di pikiran gue.
“It's called scotoma; the mind sees what it chooses to see.” by Sir Leigh Teabing.
Scotoma sendiri sebenarnya adalah sebuah istilah medis yang artinya pikiran melihat apa yang ingin dilihat. Itu yang gue dapet dari nonton TDVC dan penelitian mendalam. Di Google. Juga Wikipedia. Uhumm.
Ini adalah post pertama yang sangat dalam untuk standar sebuah blog baru. Ya, kan?
Sebenarnya gue udah punya satu blog lain di Wordpress.com, I'M NOT ABANDONING IT. Banyak sekali point of view gue yang terlalu berharga buat dibuang. My own record of my journey to know... everything. :-)
Disini, gue mungkin lebih banyak bikin eksperimen di desain blog ini. Baru mau belajar bikin desain website/blog sendiri, mamen. Ga ada budget buat beli hostingan sendiri. *nangis ngebanjirin jakarta*
Mohon kritik, saran, dan dukungan serta cinta yang membludak untuk blogger yang baru bikin blog (lagi).
Until the next post we'll meet again.
See ya.
Subscribe to:
Posts (Atom)